AMELIA SYAMSURI
2EB31
20214953
KONSEP, ALIRAN &
SEJARAH KOPERASI
Tugas
kali ini, saya akan membahas mengenai "Konsep, Aliran & Sejarah
Koperasi". Sebelum membahas lebih lanjut mengenai materi tersebut, saya
akan menjelaskan pengertian dari koperasi itu sendiri. Koperasi berasal dari
kata co-operation yang mempunyai pengertian tolong menolong satu sama
lain atau saling bergandeng tangan dalam bidang ilmu ekonomi terapan, ilmu
sosial, aspek hukum dan pandangan anthropologi, menurut Enriques. Secara
umum pengertian koperasi ialah suatu organisasi atau suatu bisnis yang
didirikan oleh seseorang atau beberapa anggota untuk mencapai tujuan bersama
dan keuntungan bersama yang berdasarkan asas kekeluargaan.
Berdasarkan
pancasila dan UUD 1945, tujuan koperasi ialah untuk mensejahterakan masyarakat
dalam membangun tatanan perekonomian nasional dan mewujudkan masyarakat yang
adil, dan makmur. Berdasarkan UUD tersebut, fungsi koperasi antara lain ialah:
1. Sebagai alat
pemersatu bangsa
2. Sebagai suatu
pergerakan masyarakat
3. Sebagai alat
perjuangan rakyat untuk mewujudkan demokrasi ekonomi Indonesia
4. Berfungsi untuk
memperkokoh perekonomian rakyat Indonesia
Membangun
sebuah koperasi, diperlukannya sebuah konsep untuk membangun koperasi tersebut,
tanpa adanya sebuah konsep maka tidak akan terciptanya sebuah koperasi. Sejarah
terbentuknya koperasi ialah terjadinya berbagai macam aliran yang berkembang
diberbagai Negara. Aliran tersebut akhirnya dipakai oleh masing - masing negara
yang di anut sesuai dengan prinsip idiologi yang dipakai.
Pengertian
dari konsep koperasi ialah suatu bentuk, atau susunan yang dipakai oleh
koperasi itu sendiri. Mengapa? karena dalam sebuah konsep yang di anut berbeda
beda. Ada 2 konsep yaitu konsep Koperasi Barat dan konsep Koperasi Sosialis,
yang pada dasarnya dilatarbelakangi oleh faham pemikirin yang berbeda.
Sedangkan konsep yang dipakai pada saat ini ialah perpaduan antara 2 konsep
tersebut. Konsep Koperasi yang ada terbagi menjadi 3, yaitu:
1. Konsep Koperasi
Barat
Ialah organisasi
swasta yang dibentuk secara suka rela dan mempunyai kepentingan bersama yang
bermaksud untuk mengurusi kepentingan anggotanya serta menciptakan keuntungan
timbal balik antara anggota koperasi dan perusahaan koperasi.
2. Konsep Koperasi
Sosialis
Ialah koperasi yang
direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah yang di bentuk dengan tujuan
merasionalkan produksi untuk menunjang perencanaan Nasional.
3. Konsep Koperasi
Negara Berkembang
Ialah koperasi yang
sudah berkembang dan memiliki ciri tersendiri, dengan adanya campur tangan
pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya.
Dalam sebuah koperasi
terdapat berbagai macam aliran. Aliran koperasi tersebut terbagi menjadi 3
macam yaitu:
1. Aliran Yardstick
Aliran ini pada
umumnya dapat dijumpai di negara - negara yang beridiologi kapitalis atau yang
menganut sistem perekonomian liberal. Menurut aliran ini, koperasi menjadi
kekuatan untuk mengimbangi, menetralisir, dan mengoreksi berbagai masalah yang
ditimbulkan sistem kapitalisme. Hubungan pemerintah dalam aliran ini bersifat
netral.
2. Aliran Sosialis
Menurut aliran
sosialis, koperasi dipandang sebagai alat yang paling efektif dan efisien untuk
mensejahterakan masyarakat. Selain itu sebagai alat menyatukan rakyat dengan
organisasi koperasi. Dalam aliran ini pemerintah ikut campur tangan dalam
kegiatan tersebut, yang menyebabkan hilangnya otonomi koperasi. Aliran ini
dapat dijumpai di Negara Eropa Timur dan rusia.
3. Aliran
Persemakmuran (Commonwealth)
Aliran persemakmuran
ini sebagai wadah ekonomi rakyat bekedudukan strategis dan memegang peran utama
dalam struktur masyarakat. Hubungan pemerintah dangan koperasi bersifat
kemitraan, pemerintah bertanggung jawab dan berupaya agar pertumbuhan koperasi
tercpta dengan baik. Maka sistem aliran ini sebagai alat yang paling efektif
dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat.
Pada dasarnya ketiga
aliran ini memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk mensejahterakan para
anggotanya dan membantu mengatasi perekonomian anggotanya dari berbagai masalah
ekonominya. yang membedakannya antara lain:
- Aliran Yardstick,
pemerintah tidak ikut campur tangan dalam kegiatan koperasi.
- Aliran Sosialis, pemerintah
ikut campur tangan dalam kegiatan koperasi.
- Aliran
Persemakmuran, koperasi bersifat kemitraan dengan pemerintah.
Selanjutnya ialah
Sejarah Koperasi
Singkat sejarah
lahirnya koperasi modern yang berkembang saat ini pada tahun 1844 di Rochdale
Inggris. Pada tahun 1852 jumlah koperasi di Inggris sudah mencapai 100 unit,
ini merupakan perkembangan yang sangat signifikan pada saat itu. Di tahun 1862
dibentuklah Pusat koperasi Pembelian "The Cooperative Whole Sale
Society" (CWS). Pada tahun 1818 - 1883 Koperasi berkembang di Jerman yang
di pelopori oleh Ferdinan Lasalle, Fredrich W. Raiffesen. Lalu di tahun 1808 -
1883 koperasi juga berkembang di Denmark yang dipelopori oleh Herman Schulze,
dan di tahun 1896 terbentuklah ICA (Intenational Cooperative Alliance) di
London, yang menjadi suatu gerakan International.
Sejarah koperasi di Indonesia
Singkat sejarah
adanya koperasi di Indonesia. pada abad ke 20 umumnya hasil yang tidak spontan
dan tidak dilakukan oleh orang-orang kaya, koperasi tumbuh dari kalangan
rakyat. Ketika menderita dalam keadaan ekonomi yang sulit dan orang-orang yang
hidup dengan ekonomi terbatas, maka dari situlah terdorong untuk mempersatukan
diri untuk meolong dirinya sendiri dan manusia yang lainnya. Koperasi di
Indonesia dikenalkan oleh R. A. Wiriaatmadjadi Purwokerto, Jawa Tengah pada
tahun 1896. pada tanggal 12 Juli 1947. Kongres pertama koperasi pada saat itu
di Tasikmalaya. Tanggal kongres tersebut ditetapkan sebagai Hari koperasi
Indonesia. Secara garis besar ada 2 masa sejarah berkembangnya koperasi di
indonesia, yaitu pada masa penjajahan dan masa kemerdekaan. Di era masa
kemerdekaan terciptanya hasil kongres pertama, yaitu :
1. Mendirikan Sentral
Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI)
2. Menetapkan gotong
royong sebagai asas koperasi
3. Menetapkan pada
tanggal 12 Juli sebagai hari koperasi
Akan tetapi pada
tanggal 12 Juli 1953 diadakannya kongres yang ke dua, yang diakbatkan oleh
tekanan agresi Belanda. Hasil kongres tersebut ialah :
1. Membentuk Dewan
Koperasi Indonesia, sebagai pengganti SOKRI
2. Menetapkan
pendidikan koperasi sebagai salah satu mata pelajaran di Sekolah
3. Mengakat Moh Hatta
sebagai bapak koperasi
4. Segera akan dibuat
undang - undang koperasi yang baru
Daftar pustaka
http://www.slideshare.net/anditaeka/sejarah-koperasi-di-indonesia
http://choirunnisa90.blogspot.com/2011/11/konsepaliran-dan-sejarah-koperasi.html
http://tricahyaayu.wordpress.com/2011/12/16/konsep-dan-aliran-koperasi/
Koperasi Teori dan Praktik oleh Arifin Sitio, Halomoan Tamba, Wisnu Chandra Kristiaji
http://www.slideshare.net/anditaeka/sejarah-koperasi-di-indonesia
http://choirunnisa90.blogspot.com/2011/11/konsepaliran-dan-sejarah-koperasi.html
http://tricahyaayu.wordpress.com/2011/12/16/konsep-dan-aliran-koperasi/
Koperasi Teori dan Praktik oleh Arifin Sitio, Halomoan Tamba, Wisnu Chandra Kristiaji
http://junioribel.blogspot.co.id/2014/09/konsep-aliran-sejarah-koperasi.html (07.10.15 pkl
16:14)







0 komentar:
Posting Komentar