6
bahaya diet instan bagi kesehatan
Siapa sih yang tak ingin menurunkan berat badan
dengan cepat? Apalagi di jaman serba instan seperti sekarang. Semua keinginan
pasti dapat diwujudkan dengan cepat dan instan, salah satunya adalah menurunkan
berat badan.
Banyak orang memilih metode diet instan yang
menjanjikan hasil tercepat. Namun, tidak selamanya yang instan dan cepat itu
berdampak positif bagi kesehatan. Berbagai risiko kesehatan pun mengancam jika
berat badan Anda turun terlalu cepat.
Berikut risiko kesehatan yang akan Anda hadapi jika
Anda memilih diet instan agar berat badan turun lebih cepat.
1. Eating disorder
Anda pasti pernah mendengar bulimia dan anoreksia?
Pada prinsipnya, anoreksia dan bulimia digolongkan sebagai weight-phobia alias
penderita takut berat badannya bertambah.
Secara umum, anoreksia dapat diartikan sebagai
kehilangan selera makan. Perasaan takut gemuk adalah penyebab penderita
anoreksia menahan nafsu makan secara tidak wajar, hingga banyak yang akhirnya
kehilangan selera makannya dan tidak sadar kalau tubuh mereka benar-benar
sangat kurus.
Sedangkan bulimia adalah penyakit yang ditandai
dengan makan secara berlebihan, kemudian memuntahkannya kembali untuk menjaga
agar berat badan tidak naik. Dibandingkan penderita anoreksia yang dapat
dikenali dengan mudah karena bentuk tubuhnya yang sangat kurus, penderita
bulimia biasanya memiliki berat badan yang stabil bahkan cenderung ideal.
2. Risiko Anemia
Khususnya terjadi pada wanita yang membutuhkan zat
besi lebih banyak karena mengalami fase menstruasi. Program diet instan
biasanya akan memangkas kebutuhan nutrisi tubuh secara berlebihan, sehingga
mengakibatkan tubuh kekurangan zat gizi penting yang dibutuhkan dalam kinerja
tubuh sehari-hari.
Kebutuhan zat besi wanita 2 kali lebih besar
daripada pria. Seseorang yang mengalami kekurangan zat besi biasanya mengalami
lelah yang berkepanjangan, sesak napas, sering pusing, dan mudah tersinggung.
3. Hilangnya Massa Otot
Diet yang tidak dilengkapi dengan asupan protein
yang cukup juga dapat mengakibatkan hilangnya massa otot Anda. Bagaimanapun
juga, tubuh membutuhkan asupan protein yang cukup setiap hari agar dapat
menjalankan fungsinya dengan benar. Selain membantu pembentukan otot, protein
juga berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Ketika Anda tidak
mengkonsumsi protein dalam jumlah cukup, maka tubuh dapat “memakan” jaringan
ototnya sendiri.
4. Mudah Lelah
Sebagian besar orang yang berat badannya turun
terlalu cepat biasanya sering menahan nafsu makannya. Mereka hanya makan dalam
jumlah yang sedikit, atau bahkan tidak makan sama sekali. Akibatnya, tubuh
tidak mendapatkan cukup kalori sebagai sumber energi untuk beraktivitas. Hilang
konsentrasi, tubuh lemas, pusing hingga jatuh pingsan, biasa terjadi pada
orang-orang yang melakukan program diet instan.
5. Daya Tahan Tubuh Menurun
Saat tubuh tidak mendapatkan asupan gizi yang
memadai, maka sel-sel dalam tubuh juga tidak mendapatkan nutrisi yang cukup
setiap hari. Akibatnya, daya tahan tubuh menurun dan gampang terkena penyakit.
6. Membahayakan Organ Hati
Berdasarkan Journal Physiology of Gastrointestinal
and Liver Physiology, berat badan seseorang mengalami penurunan drastis,
ternyata juga berpengaruh negatif pada organ hati. Berat badan yang tidak
stabil dapat meningkatkan kandungan lemak pada hati. Hal tersebut dapat membawa
seseorang pada risiko yang lebih tinggi terhadap penyakit-penyakit degeneratif
yang berhubungan dengan organ hati.
Oleh karena itu, pikirkan kembali jika Anda mendapat
tawaran paket diet instan yang menjanjikan turun berat badan dalam waktu
singkat. Tidak selamanya yang instan itu baik untuk kesehatan Anda.








0 komentar:
Posting Komentar